Saya masih ingat,
saat itu awal Agustus 2009, seperti biasa seorang ustadz dari sebuah pondok
pesantren di kota saya mengantarkan majalah ke rumah. Beliau menceritakan
berbagai macam kegiatan di pesantren yang bertambah banyak. Karena pesantren
baru jalan beberapa tahun dan fasilitas sekolah yang apa adanya baru bisa
dimanfaatkan terbatas hanya sampai kelas tiga, maka anak-anak kelas empat ke
atas di sekolahkan di luar. Padahal sekolah di luar itu lumayan juga jauhnya,
sekitar 2 km, sementara transportasi umum belum lancar.
Translate
Kamis, 23 Agustus 2012
Rabu, 15 Agustus 2012
MENYOAL SAKSI RUKYAT HILAL
Berawal dari kejadian ditolaknya klaim saksi rukyat hilal dari kawasan
Cakung, Jakarta Timur (Pondok Pesantren Al Husainiah) yang menyatakan
melihat hilal dalam sidang itsbat awal bulan Ramadhan yang dipimpin oleh
Menteri Agama bersama perwakilan ormas-ormas Islam tanggal 19 Juli yang lalu,1) beberapa kalangan yang pro dengan klaim
rukyat hilal Cakung tersebut kemudian mempertanyakan mengapa kesaksian mereka
ditolak oleh sidang itsbat. Bukankah yang mengaku melihat hilal berjumlah empat
orang,
Kamis, 15 Desember 2011
Tajam dan Fokus
Tajam dan Fokus
Oleh: Muhaimin Iqbal*
Awal bulan ini saya mengawali tulisan dengan tema Fokus dan Prioritas, untuk melengkapinya
maka tulisan berikutnya saya masih gunakan tema sambungan yang saya
beri judul Tajam dan Fokus. Bila digabungkan kedua tulisan ini, maka
Anda akan mendapatkan tiga prinsip keunggulan dalam bidang apapun, baik itu
pekerjaan, usaha, ‘amal dlsb. Tiga prinsip ini adalah Fokus, Prioritas dan Ketajaman.
Fokus dan Prioritas
Fokus dan Prioritas
(Seperti Membuka Makanan Kaleng)
|
Oleh Muhaimin
Iqbal*
|
Ketika sebuah kapal penumpang terbakar di laut lepas,
sejumlah penumpang yang bisa berenang melompat dan berhasil selamat mencapai
pulau karang terdekat . Di antara yang selamat tersebut ada dua orang
politikus, dua orang ekonom, dua orang ilmuwan dan sisanya orang kebanyakan
yang tanpa keahlian khusus. Dua orang politikus yang selamat adalah
satu di eksekutif pemerintahan, satu di parlemen. Dua ekonomnya adalah
satu ekonom kapitalis dan satu lagi ekonom sosialis. Adapaun dua ilmuwannya
adalah ahli kimia dan ahli fisika.
|
Jumat, 09 Desember 2011
Shalat Gerhana
SHALAT GERHANA
Menjelang terjadinya gerhana bulan total tanggal 10
Desember 2011 (bertepatan dengan tanggal 14 Muharram 1432) penulis mencoba untuk
mencari tahu di mana masjid di kota tempat tinggal penulis (di kawasan
kepulauan wilayah timur Indonesia) yang biasa dilakukan shalat gerhana.
Ternyata tak satu pun masjid pernah dipakai untuk melakukan shalat gerhana.
Bahkan dalam kesempatan berbincang-bincang dengan salah seorang imam masjid,
ternyata sang imam ini pun dengan jujur mengakui belum pernah mengerjakannya
sama sekali. Sangat memprihatinkan!
Langganan:
Postingan (Atom)


